![]() |
| SDN 12 Sa'dan ini sejak 1 Desember 2025 bak Anak Ayam Kehilangan Induk, jabatan Kepala Sekolah lowong sejak ditinggal Pelik Parirak Mada, S.Pd yang sudah purna bakti Desember lalu. (dok.maman) |
PMTINEWS.com, Toraja Utara l Terhitung sejak 1 Desember 2025 sampai sekarang, SD Negeri 12 Sa’dan di Kelurahan Sa’dan Matallo tidak memiliki Kepala Sekolah. Ini berarti jabatan Kepsek tersebut telah lowong selama tiga bulan setelah ditinggal Pelik Parirak Mada, S.Pd yang purna bakti Desember lalu. Selama interval waktu tiga bulan itu juga tanpa Pelaksana Tugas atau Plt.
Lowongnya jabatan Kepsek ini mendorong para guru dan orang tua murid di sekolah tersebut berkeluh kesah. Kepada wartawan media ini, Maman, Selasa(10/2//), mereka menyampaikan bahwa ketiadaan kepala sekolah dalam kurun tiga bulan itu berdampak pada kelancaran administrasi dan pengambilan kebijakan penting. Beberapa program sekolah terpaksa ditunda karena membutuhkan persetujuan kepala sekolah.
Salah satu dari guru yang ditemui di sekolah itu menyampaikan kalau ia bersama rekannya yang lain tetap menjalankan proses belajar mengajar seperti biasa. “Kami tetap mengajar pak, tapi urusan administrasi dan koordinasi tetap jadi kendala," ucap guru tersebut enggan disebut namanya.
Begitu pula orang tua murid dan warga sekitar mulai mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap kondisi sekolah tersebut. Mereka berharap, Pemda Toraja Utara melalui Dinas Pendidikan setempat segera mengambil langkah perbaikan guna kelangsungan pendidikan di sekolah itu dengan menunjuk Kepsek definitif.
“Setidaknya pelaksana tugas demi menjaga stabilitas dan kualitas penyelenggaraan pendidikan di sekolah itu. Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak dinas pendidikan terkait alasan belum diisinya jabatan kepala sekolah di SD Negeri 12 Sa'dan,” pungkas salah seorang dari orang tua murid. (maman)

