-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Soal Proyek Rekonstruksi Jalan Kabupaten di Nanna Nanggala Diduga Bermasalah, Pihak Rekanan: Masih Tahap Pemeliharaan

Jumat, 07 November 2025 | 14:56 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-07T06:56:46Z

Proyek Rekonstruksi Jalan Kabupaten Lokal (Jalan Seko Pitung Penanian) STA 5+500 - STA 5+620 Lembang Nanna Nanggala, Kecamatan Nanggala yang dibiayai dari APBN Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tahun Anggaran 2024. (dok.maman) 

PMTINEWS.com, Makassar l Meskipun dalam tayangan gambar dokumentasi terlihat kondisi pentalutan proyek Rekonstruksi Jalan Kabupaten Lokal tahun anggaran 2024 pada akses jalan Seko Pitung Penanian, mengalami rusak, seperti diberitakan sebelumnya, namun Pihak Rekanan kepada redaksi media ini menyampaikan bahwa proyek tersebut masih dalam tahap pemeliharaan. 


Hal tersebut dilontarkan pimpinan Kontraktor Pelaksana, CV. KT, melalui ponsel, Jumat (7/11) siang ini, menanggapi pemberitaan mengenai proyek itu. “Proyeknya belum berakhir kontrak pak, masih dalam tahap pemeliharaan. Kami akan benahi. Kondisi tanah di lokasi itu labil beda di lokasi lain,” ujarnya kepada PMTINEWS. Ia menampik rumor yang menyebut beking proyek tersebut oknum Dewan Toraja Utara. 


“Kami hanya pakai alatnya jadi bukan oknum Dewan yang kerja. Intinya pekerjaan itu akan tetap diperbaiki karena kontrak baru berakhir 6 Desember 2025,” jelasnya. Anehnya, proyek tersebut tahun anggaran 2024 namun muncul lagi di 2025 dengan paket dan perusahaan yang sama. Tahun ini, proyek tersebut dianggarkan sebesar 1 Miliar lebih atau Rp1.188.185.520, 51. 


Dikonfirmasi, sore ini (7/11), terkait penganggaran proyek tersebut, Pejabat Penandatangan Kontrak (PPK) dari BPBD Toraja Utara, Irwan, ST, MT, mengatakan, di prasasti memang tertulis 2024. “Ia di prasasti memang begitu pak, sesuai dengan juknis yg diberikan kepada kami. Berdasarkan tahun anggaran pemberian hibah,” terangnya melalui WA. 


Ditambahkan, tahun 2024 merujuk pada sumber anggaran proyek tersebut. “Karena pekerjaan ini dibiayai dari hibah BNPB melalui Kementerian Keuangan dan anggarannya ditransfer pada bulan desember 2024, namun untuk pelaksanaan pekerjaan mulai dari perencanaan semua dilaksanakan pada tahun anggaran 2025,” urai Irwan. (maman) 


×
Berita Terbaru Update