-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

JFK Buka Suara Soal DOB: Mengapa Toraja Lebih Tepat Bergabung dengan Luwu Raya?

Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:20 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-25T10:20:09Z

Pertemuan dan diskusi di Restoran Leko, Plaza Senayan, Jakarta. (dok.rus) 

PMTINEWS .com, Jakarta – Wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) kembali mencuat dalam perbincangan santai Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Frederik Kala'lembang (JFK), bersama sejumlah tokoh Toraja di Restoran Leko, Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (24/7).


Dalam diskusi tersebut, salah seorang peserta menanyakan arah masa depan Toraja jika moratorium pembentukan DOB dicabut. Pertanyaannya, apakah Toraja sebaiknya membentuk provinsi sendiri atau bergabung dengan Provinsi Luwu Raya.


Menanggapi hal itu, JFK menilai Toraja lebih realistis jika bergabung dengan Luwu Raya. "Kita harus realistis. Toraja idealnya bergabung dengan Luwu Raya. Luwu memiliki potensi ekonomi yang besar dan akses laut yang dapat dikembangkan menjadi pelabuhan bertaraf internasional. Sementara Toraja memiliki destinasi wisata yang sudah dikenal hingga mancanegara. Kedua potensi ini saling melengkapi," ujar JFK.


Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pembentukan DOB belum dapat dilakukan karena pemerintah pusat masih memberlakukan moratorium.


Menurutnya, apabila moratorium dicabut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan perlu segera menentukan sikap dan mengusulkan pembentukan provinsi baru sesuai ketentuan yang berlaku.


Pandangan JFK mendapat apresiasi dari peserta diskusi. Saltje Talamma menilai gagasan pengembangan Toraja, khususnya di sektor pariwisata, layak ditindaklanjuti dalam forum yang lebih luas.


"Saya sangat mendukung gagasan Pak Jenderal. Akan lebih baik jika ide-ide tersebut dibahas dalam seminar yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara agar dapat melahirkan langkah nyata," kata Saltje.


Usulan itu langsung disambut positif oleh JFK. Ia menyarankan seminar digelar di Makassar atau di Toraja dengan menghadirkan para tokoh masyarakat, akademisi, serta kedua bupati untuk membahas arah pembangunan dan masa depan kawasan Toraja secara komprehensif. (rustan) 

×
Berita Terbaru Update