-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

JFK: Fokus Bangun Destinasi Wisata, Toraja Bisa Kembali Berjaya

Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:14 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-25T10:38:22Z

Dari kiri ke kanan: Milki Sidik, Rustan Serawak, Patrisius Batara Randa, Marthen Dalipang, Irjen Pol (P) Frederik Kala'lembang, April Bulo, Saltje Talamma, Nicholas Dammen, Yohanis Djama. (dok.rus) 


PMTINEWS.com, Jakarta l Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kala'lembang (JFK), mengajak pemerintah daerah di Tana Toraja dan Toraja Utara memfokuskan pembangunan destinasi wisata yang berkualitas agar kejayaan pariwisata Toraja kembali bangkit.


Hal itu disampaikan JFK saat berbincang santai dengan Wakil Pimpinan Redaksi PMTINEWS.com, Rustan Serawak, di Restoran Leko, Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (24/7).


Menurutnya, Toraja pernah menjadi destinasi wisata unggulan Indonesia setelah Bali. Namun, kejayaan tersebut kini memudar dan perlu dikembalikan melalui pengelolaan yang terencana serta berkelanjutan.


"Toraja sudah dikenal hingga mancanegara. Tinggal bagaimana pemerintah serius membangun objek wisata yang didukung jalan, sanitasi, air bersih, internet, parkir, dan fasilitas lainnya," kata JFK.


Mantan Deputi Bakamla RI itu menilai sektor pariwisata dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikelola secara profesional.


Ia mencontohkan, pemerintah daerah sebaiknya memprioritaskan anggaran untuk membangun dua hingga tiga destinasi wisata setiap tahun. Dalam satu periode kepemimpinan bupati, sedikitnya 15 objek wisata dapat dikembangkan secara matang.


JFK menyebut beberapa destinasi yang layak menjadi prioritas, di antaranya Patung Yesus Memberkati di Buntu Burake, Pango-Pango, Buntu Sarira, dan Buntu Singki'.


Khusus Patung Yesus Memberkati, ia menilai pengelolaannya perlu dibenahi setelah sempat menuai sorotan publik akibat digunakan sebagai lokasi hiburan dangdut.



Suasana pertemuan dan diskusi di Restoran Leko, Plaza Senayan, Jakarta. (dok.rus) 

Menurutnya, destinasi wisata harus dilengkapi fasilitas pendukung seperti area parkir yang memadai, toilet bersih, air bersih, jaringan internet, serta sistem pengelolaan yang profesional agar wisatawan merasa nyaman.


JFK juga menekankan pentingnya penerapan prinsip manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) dalam pengembangan pariwisata. Dengan perencanaan yang jelas, pembagian tugas yang tepat, pelaksanaan yang konsisten, dan pengawasan yang efektif, potensi wisata Toraja diyakini mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah.


Selain itu, ia mendorong sinergi antara bupati dan wakil bupati dalam membangun sektor pariwisata. Sebagai Ketua Forkopimda, bupati dinilai memiliki peran strategis memperkuat koordinasi dengan DPRD, Polres, Kodim, Kejari, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan destinasi wisata yang aman, nyaman, dan berdaya saing.


"Bila dikelola dengan serius, pariwisata Toraja bukan hanya kembali berjaya, tetapi juga menjadi penyumbang PAD yang besar bagi daerah," tegas JFK. (rustan) 

×
Berita Terbaru Update